Jumat, 25 Oktober 2013

Self Improvement - Mengetahui 1 hal, Menyadari 1000 ketidaktahuan

My self Improvement.
15 - 18 October 2013 saya berada di Hotel dan Resort Jambuluwuk Ciawi Bogor untuk Leader Camp School Victory Plus. Sebuah Workshop Camp untuk anak anak sekolah Victory Plus yang bertemakan tentang Leadership. Hal tersebut merupakan pengalaman baru saya. saya mengemban tugas sebagai mentor untuk salah satu kelompok yang bernama "Obamazing". Saya bertemu dengan anak - anak yang luar biasa. Anak yang berbakat dan berpotensi untuk menjadi orang hebat dan leader dimasa depan. 

Mungkin ini kali kedua saya bekerja bersama dengan tim yang hebat dari Dunamis Foundation. setelah Kegiatan Supercamp 2013, sebuah acara yang berkonsep Camp bertemakan Leadership yang diadakan 3 bulan yang lalu, dan kemudian Leader Camp SVP. Semoga hal yang saya peroleh, dapat bermanfaat. amiin. Saya banyak belajar dari orang-orang disana. Mulai dari bertemu Mas Teddi - Facilitator DF, Ingga - Client Assistant DF, dan yang lainnya dari UNJ. 

Tapi bukan itu yang ingin saya tekankan disini, Pandangan hidup saya berubah setelah hal itu semua. Mulai dari bercandaan ketika suatu malam di kegiatan supercamp 3 bulan lalu tentang pertanyaan ke Mas Teddi "gue lagi di Coaching nih?" i'm got a new paradigm. Beliau bercerita banyak tentang keindahan sifat dan sikap tokoh-tokoh Islam, dan saya banyak belajar dari situ. Beliau pun bercerita tentang pernikahan, yang membuat saya mempunyai pandangan baru. Menurut beliau, "jangan pacaran dulu langsung menikah saja". itu membuat saya berpikir dan mengucapkan, "saya kan masih kuliah dan masih belum siap dari berbagai aspek, terutama meteri". tetapi argumen saya dipatahkan dengan beliau mengatakan, "salah satu pintu rezeki yang berkah itu melalui pernikahan, Nikah juga menghalangi zinah dan maksiat, untuk apa lagi masih pacaran dan menunda pernikahan?"


Kemudian dilanjut disuatu malam kegiatan Leader Camp SVP di Jambuluwuk Ciawi Bogor, Dimulai kembali obrolan setelah Mas Teddi selesai memimpin sesi dikelas sebagai Lead Fasilitator. Kami bercerita banyak ditemani segelas Mochacino diruang tengah villa riau, mulai dari pertanyaan dari saya yang masih berkelanjutan dari obrolan 3 bulan yang lalu di supercamp, "Mas Teddi cinta itu apa menurut Mas Teddi? ". Mas Teddi jawab, " Mas Teddi menjawab, " cinta itu seperti pepatah jawa mengatakan dan saya pun setuju, uwittin tresno jalaran soko kulino". Beliau menjelaskan bahwa cinta itu dibangun dari kebiasaan yang akan menimbulkan kepercayaan dan kesetiaan karena dirawat oleh kedua belah pihak. Menurut beliau, orang yang tadinya belum kenal sama sekali kemudian menikah, mereka sedang membangun cinta dan mereka bisa bahagia tanpa pacaran terlebih dahulu. Pernikahan bisa bertahan karena dirawat cintanya. Menurut beliau cinta itu seperti rumah, jika dirawat akan indah hasilnya, jika tidak dirawat maling pun bisa masuk. Walaupun seringnya ketidakterawatan tersebut karena tanpa sengaja. Lanjut Mas Teddi, “ Setelah menikah semua perbuatan kamu tidak akan sia – sia, karena bernilai ibadah untuk menafkahi istri dan anakmu kelak”. Jelasnya hubungan pra nikah atau pacaran hanya akan membuat kamu berbuat dosa dan maksiat. 


1 komentar:

  1. this article is so good. I hope you can share your understand about marriage to people.
    keep on writing, improve it.

    BalasHapus